Shellyloch.com – Bagi seorang fotografer yang baru terjun ke dunia wedding photography, ada banyak hal yang harus ia siapkan untuk mengambil foto pernikahan yang oke. Bukan hanya hal teknis saja namun non teknis juga harus Anda persiapkan. Nah, daripada bingung apa saja yang harus dipersiapkan untuk mengambil gambar pernikahan, ini dia!.

Siapkan Semua Ini pada Momen Foto Pernikahan

1. Peralatan yang Akan Digunakan

Hal pertama dan pasti harus ada dalam mengambil gambar pernikahan adalah peralatan yang akan digunakan. Peralatan fotografi yang dimaksud adalah kamera, flash, reflektor, baterai, charger, payung reflektor, tripod dan masih banyak lagi. Periksalah semua peralatan secara saksama dan pastikan semuanya dalam kondisi normal untuk dipakai pada sesi pemotretan.

Sebisa mungkin, bawalah lebih dari satu kamera dengan lensa yang berbeda agar Anda bisa bekerja lebih efisien. Pastikan juga baterai kamera dan flash dalam kondisi penuh dan memori card-nya kosong. Akan lebih baik setiap peralatan utamanya memiliki cadangan untuk mencegah hal tak diinginkan.

2. Buat Daftar Foto yang Hendak Diambil

Hal lain yang harus dipersiapkan ketika mengambil foto pada momen pernikahan adalah membuat daftar foto apa saja yang diambil. Bagi banyak fotografer yang terbiasa memotret acara pernikahan, mereka biasanya membuat perbendaharaan gaya dan pose yang akan diambil saat bekerja. Apalagi untuk yang pemula.

Beberapa foto wajib diambil dan diatur template-nya oleh fotografer adalah make up preparation, pelaminan, briedsmaids, kue pernikahan, acara siraman, akad nikah, foto keluarga dan masih banyak lagi. Selain mempersiapkan template untuk momen tersebut, ada baiknya Anda juga memberi kesempatan pengantin untuk berekspresi sesuai cara mereka.

Baca juga : Trik Foto Kucing Dengan Gaya Lucu dan Aneh

Fotografi

Anda bisa meminta mereka untuk menyiapkan pose yang unik bersama keluarga atau rekan sebelumnya untuk dokumentasi yang istimewa. Anda bisa membuat daftar foto pernikahan ini sesuai dengan ide sendiri atau dibantu dengan keinginan kedua mempelai.

Ketahui juga berapa banyak jumlah foto yang akan diinginkan. Dengan begitu, Anda tak akan terlalu banyak mengambil foto yang tak diperlukan dan tidak melewatkan momen yang penting.

3. Minta Bantuan Koordinator Pemotretan

Saat memotret di acara resepsi pernikahan, foto keluarga adalah hal yang wajib dilakukan. Jika proses pemotretan keluarga tak disiapkan sejak dini, bisa menimbulkan kegaduhan di tengah acara. Bayangkan saja bila Anda harus memanggil satu persatu nama anggota keluarga yang akan difoto dan belum tentu orangnya ada, kan?

Oleh sebab itu, mintalah bantuan koordinator acara untuk memberitahu siapa saja yang akan diminta berfoto bersama keluarga dan membuat antrian. Bukan hanya anggota keluarga saja, tapi juga teman dan rekan kerja harus dikoordinasikan.

Baca juga : Pelajari Cara Editing Foto Terbaik

4. Gunakan Teknis Foto yang Aman

Maksud teknis foto yang aman ini adalah foto yang diambil tidak membuat kegaduhan atau mengganggu kesakralan dari acara tersebut. Ingat, menjadi seorang fotografer pernikahan harus ada etika. Ada baiknya, matikan fitur suara kamera ketika mengambil gambar agar suasana pernikahan tetap khidmat.

Gunakanlah shutter speed tinggi untuk mendapatkan momen penting yang berlalu dengan cepat. Maksimalkan juga fungsi flash agar hasil gambar bisa tajam. Pilih juga latar belakang foto secara tepat agar objek yang difoto tetap menonjol.

Nah, itulah berbagai hal yang harus disiapkan dalam mengambil foto pernikahan. Jadi, seorang fotografer pernikahan itu tak bisa seenaknya mengambil gambar. Sebab, momen pernikahan ini tak bisa diulang. Kalau ada kesalahan dalam pengambilan gambar, momen itu akan berlalu dan tak ada gambar yang bisa diambil lagi, lo!